baruuu

Written by Catatan Abida on Senin, 08 Maret 2010 at 20.39

baby kyu...

Written by Catatan Abida on Jumat, 22 Januari 2010 at 08.29


ngelamun apaan  sih.....











puisi

Written by Catatan Abida on Kamis, 21 Januari 2010 at 09.02

Dimanakah  engkau...........
Aku rindu engkau..............
Hari kujalani
Kulalui
Tanpa engkaaaaaaaaaaaaaau didekatku
Keakraban yang dulu pernah kita jalin
Perlahan pudar
Seiring berjalannya waktu
Ya Allah aku kehausan
Aku bersanding dengan alam-mu
Yang hijau nan asri
Tapi aku seolah hidup dalam kegersangan
Ditengah padang pasir
Yang luas membentang
Tanpah secercah pohonpun
YaAllah
Hanya dengan hidayah-mu
Kedamaian kan kugapai
Hanya dengan Inayah-muHidupku
Dan dengan kehendak-mu
Harapku
Jadi surgaku

5 januari 07

ADAT DAN ISLAM

Written by Catatan Abida on at 08.52

Adat jawa yang banyak tidak dipercaya orang, terlebih para anak muda ternyata adalah adalah benar,  karena sebenarnya hukum yang mereka percayai itu diambil dari sumber-sumber yang sah seperti Alqur’an, hadist dan juga kitab-kitab kuning yang kemudian disesuaikan dengan hokum alam atau kebiasaan mereka. Sayangnya mereka tak mampu menunjukkan kepada anak cucunya tentang dasar-dasar yang mereka ambil secra tekstual. Saya pribadi dudlu tidak percaya bahwa kawin dengan kerabat dekat itu tidak boleh, atau tepatnya boleh tapi tidak baik.karena menurut adapt jawa akan berpengaruh buruk trehadap risky, keturunan, dan lail-lain. Ternyata hal itu bukan asal sajatapi benar-benar diterangkan dalam saalah satu kitab bahwa “la tankihul kuraabata fainnal waladu yahluku dlaawiyan ainahiifan wadzaalikalidlaa’fisysyahwati ma’ahaabihilaafalghoriibah”.disini menganjurkan, bukan melarang untuk menikah dengan keluarga jauh, atau melarang dengan keluarga dekat( kerabat)karena nanti keturunannya secara fisik atau mental (ternyata hal ini bukan omong kosong dan sudah banyak terbukti di masyarakat sekitar kita) .bahkan juga dapat melemahkan nafsu seksualnya. Hal ini bisa berpengaruh terhadap keberlangsungan ,ketentraman dan keharmonisan keluarga. Tapi perlu digaris bawahi, bahwa tidak haram secara syar’i.
Kalau kita bisa merenung sejenak ternyata islam itu begitu indah. Segala sesuatu hal sudah diatur sedemikian rupa dan ada tata cara atau aturan mainnya masing-masing.sayang kadang kita sebgai umat islam kurang mampu mendalami dan memahami ajaran islam secara kaffah….





catatan lalu

Written by Catatan Abida on Selasa, 19 Januari 2010 at 08.13

free sex
Seks bebas yang belakangan ini semakin banyak diekspos media, karena memang fakta dimasyarakat demikian.hal yang dulu dianggap tabu oleh masyarakat sekarang seolah menjadi konsumsi sehari-hari. Masyarakat kita mulai berkiblat kebarat .dengan dali kebebasan aseolah semuamenjadi sah-sah saja.asal tidak rugikan orang lain.free sex yang katanya dulu hanya dinikmati kaum elit,ternyata salah. Tidak hanya kaum elit saja yang menikmati tetapi hamper seluruh lapisan masyarakat, mulai dari penjual Koran sampek yang duduk digedung dewan, mulai santri sasmpek kiyai. Sangat mengerikan memang. Otak-otak pemuda Indonesia sudah banyak teracuni dengan budaya-budaya barat. Dan tanpa disadari budaya tersebut masuk melalui food, fashion dan film. Pemuda Indonesia menjadi hedonis, konsumtif dan Individualis. Tak lagi memikirkan masa depan bangsa, tak lagi berfikir social. Kecanggihan teknologi yang seharusnya menjadi media pengembangan ilmu pengetahuan, banyak disalah gunakan oleh. Mereka datang kewarnet hanya untuk chattingdan membuka-buka situs porno dan saudara-saudaranya. Kreatifitas anaka bangsapun semakin pupus seiring dengan merosotnya moral mereka. Dengan semakin mudahnya mengakses hal-hal yang berbau porno, hal ini seolah memicu semakin tumbuh suburnya seks bebas di aindonesi. Tidak hanya lingkup regional,tapi sudah merambah kedaerah-daerah pelosok. Bahkan lamongan yang dikenal dengan kota santri kinipun terjangkit firus seks bebas, hal ini terbukti dengan semakin tingginya data statistic penduduk lamongan yang mengidap HIV AIDS.dan penyebab utamanya adlah seks bebasatau seringnya bergonta-ganti pasangan diluar ikatan pernikahan.
Warung remang-remang disudut-sudut jalan, tersebar luasnya video-vidio porno baik lewat internet, cd, hp dll. Yang kebanyakan konsumennya adalah pelajar dan mahasiswa. Belum lagi kasus perkosaan,skandal seks, dan lain-lain
Virus seks bebas ini sepertinya sudah menjadi gaya hidup masyarakat sehingga sangat sulit untuk membasminya. Para ulama/ kiyai yang seharusnya  mampu medirikan pondasi akhlak pada santrinya, kini lebih uska berkecimpung di dunia politik.  Orang tua yang seharusnya menjadi patner anak dalam segala hal, kini lebih banyak disibukkan dengan urusan dan kerjaannya masing-masing, mahasiswa yang seharusnya menjadi pelopor perubahan bangsa dan agama, kini mereka menjadi korban kebebasan jaman modern.mereka hanya mampu melahirkan otak-otak yang kerdil, mereka berkoar-koar membela rakyat sipil tertindas, padahal tanpa disadari penindasan itu muncul dari  dirinya yang tertindas. Eksekutif yang seharusnya mampu menelorkan kebijakan yang populis, mereka hanya mampu duduk manis sebagai formalitas belak.bahkan mereka seharusnya menjadi contoh bagi  masyarakatkinipun banyak yang terjerumus ke seks bebaskasus yahya zaini dan maria evadengan skandal seksnya, itu hanya sebagian kecil kebusukan ahlak mereka, sebenarnya masih banyak pihak lainyang juga sama dengan yahya-eva.
Seks bebas ini akan terkikis kalau kesadaran dari kita pribadi untuk benar-benar menjauhi seks bebas, hal ini tentunya harus didukung dengan pondasi ian takwa terhadap agamanya masing-masingdan tak lepas juga dari lingkungan sekitar baik itu teman atau keluarga. Mereka harus mampu menciptakan suasana yang benar-benar bersih dari hal-hal yang memicu seks bebas, karean sekuat apapun iman sesorangyang namanya manusia kalau fasilitas kesek lebih dominan  lama kelamaan  akan terpengaruh juga. Jadi kerjasama dari seluruh elemen sangat mendudkungs sekali  terkikisnya seks bebas ini.

10 Desember 2006










anjal juga berhak perlindungan

Written by Catatan Abida on Sabtu, 16 Januari 2010 at 06.44

miris mendengarnya, bukan hal yang baru lagi disekitar kita fenomena anak jalanan. rupanya pemerintah belum mampu memelihara mereka, belum mampu mengaplikasikan UUD 45. sayang sekali, diusianya yang masih belia seharusnya mereka bermain lepas, bermanja-manja dengan orang tua, belajar, sekolah, dan seabrek aktivitas yang menggembirakan hati mereka, tapi ini justru berbalik 180 derajat untuk anak jalanan. mereka harus bertarung melawan kerasnya hidup jalanan,bergaul dengan orang yang jauh usianya  diatas mereka, mencari secuil harapan  untuk menyambung hidupnya.tanpa menghiraukan lagi keamanan dirinya.yang setiap saat bisa dimanfaatkan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab. banyak terjadi tindak kekerasan terhadap mereka,baik kekerasan fisik atau psikologis.dan bukan hal yang baru anak-anak jalanan ini ternyata sudah terkordinir seperti halnya sebuah organ atau perkumpulan .yang dipegang kendali oleh orang-orang dewasa (preman) yang memanfaatkan keberadaan mereka.sungguh malang nasib anak-anak jalanan ini, siapa yang harus bertanggung jawab dengan keadaan seperti ini.tindak kekerasan terhadap anjal semakin marak terjadi seperti yang telah banyak diberitakan di beberapa media.banyak korban kekerasan seksual yang dilakukan terhadap anjal. bahkan sampai menjadi korban pembunuhan.inilah fenomena yang masih terjadi dinegeri ini jangan kita menutup mata.

aneka permainan dan manfaatnya bagi anak

Written by Catatan Abida on Selasa, 12 Januari 2010 at 22.12

Dunia anak usia batita memang dunia bermain. Pilihlah sarana bermain yang sesuai dengan usia dan kemampuan anak batita. Tari Sandjojo, Psi., dari Cikal Jakarta memaparkan aneka jenis sarana bermain yang bisa sesuai bagi anak batita. Tentu saja lengkap dengan manfaatnya bagi berbagai aspek perkembangan anak.


Perosotan
Anak bisa menikmati sensasi ketinggian, terlebih saat ia berada di 
puncak perosotan dan siap meluncur. Belum lagi merasakan bagaimana 
tubuhnya terasa melayang kala meluncur ke bawah hingga akhirnya 
mendarat di ujung perosotan. Sebelum meluncur pun anak harus menjalani 
proses naik tangga. Motorik kasar anak benar-benar teruji, termasuk 
bagaimana menjaga keseimbangan tubuhnya saat menapaki anak tangga. 
Selain itu, anak juga belajar mengenai peraturan. Di antaranya mesti 
tertib bergiliran naik satu per satu dan tidak boleh naik dari papan 
luncurnya agar tidak tertabrak anak lain di atasnya.



Ayunan
Anak akan merasakan kenikmatan tersendiri saat tubuhnya terayun secara 
kencang atau lambat maupun tinggi atau rendah dari tempat berpijak. Ia 
juga jadi belajar mengantisipasi bahaya. Jika ada yang mengayunnya dari 
depan atau belakang, misalnya, tentu harus diingatkan karena tindakan 
ini justru membahayakan si pengayun. Selain itu anak pun dilatih untuk 
mempertajam kemampuan kontrol dirinya agar tidak berayun terlalu cepat 
dan tidak pula kelewat lamban. 

Permainan pasir


Pilih butiran pasir yang lembut dan halus serta tidak menempel di kulit 
anak. Dengan dikenalkan pada permainan pasir, anak akan belajar 
mengenai tekstur kasar. Begitu juga tentang panas dan dinginnya pasir, 
maupun perubahan bentuk saat dicampur air. Bukankah ini berarti 
mengenalkan anak pada dunia ilmu pengetahuan, tepatnya belajar IPA 
secara sederhana. 
Tentu saja dalam memilih pasir tersebut orang tua harus hati-hati 
mengingat material ini dapat pula menjadi tempat tinggal bagi binatang 
kecil. Bukan tidak mungkin ada binatang yang bisa membahayakan atau 
setidaknya membuatnya takut dan cedera. 

Stepping&Balok Keseimbangan
Imajinasi anak dirangsang melalui permainan ini. Arahkan anak seakan ia 
harus menyebrangi sungai yang deras dengan balok itu. Jika cuma 
berjalan dan berlalu begitu saja di atasnya, yang didapat anak hanyalah 
kesempatan melatih motorik dan keseimbangannya saja, tapi bukan 
imajinasinya. 

Mandi Bola
Lewat permainan ini anak akan mengalami sensasi yang beragam. ''Oh 
seperti ini ya rasanya berenang dalam kolam bola. Beda dengan masuk 
kolam air yang bisa membuatku tenggelam, terjun ke kolam ini empuk dan 
tidak membuatku tenggelam. Kalaupun aku tenggelam karena banyak gerak, 
aku tetap bisa bernapas, kok.'' Belajar mengenai konsep warna dan 
bentukpun bisa diperoleh anak di sini. Begitu juga dengan belajar 
menentukan arah jika anak ingin main lempar bola. 

Main Air
Umumnya anak usia batita hobi main air. Ia masih dikuasai rasa ingin 
tahu atau keinginan bereksplorasi, termasuk terhadap air. Meski ada 
juga yang takut terhadap air karena pernah mengalami pengalaman tak 
menyenangkan dengan material ini. Sayangnya, tidak sedikit orang tua 
yang justru membentengi rasa ingin tahu anak terhadap air dengan banyak 
melarang. Semisal jangan mandi lama-lama, enggak boleh main 
hujan-hujanan atau becek-becekan, dan sejenisnya. 
Padahal menurut Tari, manfaat bermain air itu sendiri cukup banyak. 
Selain bisa merasakan adanya sensasi yang menyenangkan, mengapa tidak 
dioptimalkan dengan mengarahkan anak untuk mencintai dunia ilmu 
pengetahuan? Fasilitasi rasa ingin tahunya dan kegemarannya bermain air 
dengan menghadirkan wadah dalam berbagai bentuk dan ukuran. Mencampur 
air dengan cat air, pasir, atau tepung akan membantu anak menemukan 
banyak hal baru mengenai berat jenis, volume, perubahan bentuk, warna, 
dan sebagainya. 


Gorong-Gorong/Terowongan
Karena suasana yang dihadirkannya amat berbeda, gorong-gorong memberi 
sensasi tersendiri sebagai sarana bermain bagi anak. Saat berada di 
dalamnya anak mendapati suasana yang agak gelap, sempit, lebih dingin 
dan membuat suaranya bergema. Anak pun belum bisa menerka-nerka apa 
yang bakal ditemuinya di depan sana, di setiap belokan ataupun di mulut 
gorong-gorong. Latihan semacam ini akan meningkatkan kemampuan anak 
dalam hal antisipasi. Selain melatihnya mengatasi rasa takut saat 
menghadapi suasana berbeda. Ini akan menjadi tantangan tersendiri bagi 
anak yang ujung-ujungnya akan mengasah kemampuan beradaptasi. 


Jala/Jaring
Saat manapaki jala/jaring, sensasi ketinggian juga akan didapat anak 
sebagai salah satu manfaat. Manfaat lainnya adalah mengasah 
ketrampilan motorik, rasa percaya diri, keberanian, maupun 
keseimbangan dan koordinasi tubuh. 

Tumpangan Bergoyang
Bentuknya bisa bermacam-macam, dari pesawat terbang, tokoh film kartun, 
mobil, motor, hewan, atau apa saja. Namun menurut Tari, keinginan 
batita mencoba permainan ini lebih karena ketertarikannya pada aneka 
bentuk yang ada. Sementara dari segi manfaatnya nyaris tidak ada, 
selain sensasi saat mainan bergoyang ke kiri dan kanan atau ke depan 
dan belakang secara teratur saat dimasukkan koin. 

About the author

This is the area where you will put in information about who you are, your experience blogging, and what your blog is about. You aren't limited, however, to just putting a biography. You can put whatever you please.